28 January 2015

Presentasi Hasil Penelitian

Mengomentari Presentasi Hasil Penelitian

Setelah melakukan penelitian, biasanya seseorang diminta untuk mempresentasikan hasil penelitiannya. Mempresentasikan artinya melaporkan secara lisan hasil kerja seseorang di depan orang lain. Kamu sebagai pendengar atau penyimak hasil laporan dituntut untuk bersikap aktif, caranya dengan memberi komentar mengenai apa yang disampaikan oleh si peneliti. Komentar dapat berupa tanggapan, pendapat, pertanyaan, persetujuan, ketidaksetujuan, kritik, maupun masukan.

Bagaimana memberi komentar yang santun?

Agar komentarmu baik dan dapat diterima orang lain, perhatikanlah hal-hal berikut ini!
  1. Gunakan bahasa yang jelas, singkat, mengena, dan mudah dipahami.
  2. Komentarilah isi atau hasil dari penelitian yang dipresentasikan, bukan orang yang melakukan penelitian.
  3. Sampaikan saran menarik dan bermanfaat disertai dengan data atau argumen yang faktual.
  4. Tunjukkan sikap wajar, tidak kaku, tidak angkuh, tidak pemalu, dan tidak pesimis.
  5. Gunakan mimik dan pantomimik secara tepat.
  6. Beri komentar seobjektif mungkin.
t� - l h � �� berikut ini!

  1. Gunakan bahasa yang jelas, singkat, mengena, dan mudah dipahami.
  2. Komentarilah isi atau hasil dari penelitian yang dipresentasikan, bukan orang yang melakukan penelitian.
  3. Sampaikan saran menarik dan bermanfaat disertai dengan data atau argumen yang faktual.
  4. Tunjukkan sikap wajar, tidak kaku, tidak angkuh, tidak pemalu, dan tidak pesimis.
  5. Gunakan mimik dan pantomimik secara tepat.
  6. Beri komentar seobjektif mungkin.


Dalam berdiskusi kita ditunjuk untuk menanggapi pembicaraan   dengan tepat. Oleh karena itu, saat mengikuti diskusi kita harus :

1.            Mencatat pokok – pokok pembicaraan

2.            Mencatat hal – hal yang masih ingat kita pertanyakan (hal yang kurang jelas)

3.            Mencatat masalah – masalah yang akan kita tanggapi dengan sanggahan

 

Ada beberapa tujuan orang memberikan kritik, antara lain sebagai berikut :

1.            Tulus untuk memperbaiki

2.            Untuk mempermalukan orang yang dikritik

3.            Untuk menjatuhkan orang yang dikritik

4.            Untuk menonjolkan kelebihan pengkritik

 

Hal – hal yang harus diperhatikan untuk menyampaikan sanggahan :

1.            Menggunakan alasan yang logis untuk memperkuat gagasan

2.            Alasan didukung dengan fakta

3.            Menggunakan kalimat efektif

4.            Memperhatikan, santun berbahasa (tidak menyinggung lawan bicara)

 

Contoh  sanggahan atas kritik terhadap hasil penelitian :

“jika saudara mengatakan bahwa penelitian ini tidak relevan lagi, kiranya juga tidak tepat. Perkembangan keadaan menunjukkan bahwa pendidikan sangat perlu bagi setiap manusia sampai kapanpun tanpa dibatasi oleh waktu”.

 

Kita juga dapat mengomentari tanggapan orang lain atas hasil penelitian kita. Komentar kita sebaiknya selalu dikembalikan kepada hasil penelitian itu sendiri. Khususnya argument atau data pendukung yang kita miliki.

 

Pemberian tanggapan bisa bertujuan untuk :

1.            Mengetes atau menguji kemampuan kita

2.            Menjebak kita dengan pemikiran yang ditinjaukan seseorang


Sumber:


Dalam berdiskusi kita ditunjuk untuk menanggapi pembicaraan   dengan tepat. Oleh karena itu, saat mengikuti diskusi kita harus :

1.            Mencatat pokok – pokok pembicaraan

2.            Mencatat hal – hal yang masih ingat kita pertanyakan (hal yang kurang jelas)

3.            Mencatat masalah – masalah yang akan kita tanggapi dengan sanggahan

 

Ada beberapa tujuan orang memberikan kritik, antara lain sebagai berikut :

1.            Tulus untuk memperbaiki

2.            Untuk mempermalukan orang yang dikritik

3.            Untuk menjatuhkan orang yang dikritik

4.            Untuk menonjolkan kelebihan pengkritik

 

Hal – hal yang harus diperhatikan untuk menyampaikan sanggahan :

1.            Menggunakan alasan yang logis untuk memperkuat gagasan

2.            Alasan didukung dengan fakta

3.            Menggunakan kalimat efektif

4.            Memperhatikan, santun berbahasa (tidak menyinggung lawan bicara)

 

Contoh  sanggahan atas kritik terhadap hasil penelitian :

“jika saudara mengatakan bahwa penelitian ini tidak relevan lagi, kiranya juga tidak tepat. Perkembangan keadaan menunjukkan bahwa pendidikan sangat perlu bagi setiap manusia sampai kapanpun tanpa dibatasi oleh waktu”.

 

Kita juga dapat mengomentari tanggapan orang lain atas hasil penelitian kita. Komentar kita sebaiknya selalu dikembalikan kepada hasil penelitian itu sendiri. Khususnya argument atau data pendukung yang kita miliki.

 

Pemberian tanggapan bisa bertujuan untuk :

1.            Mengetes atau menguji kemampuan kita

2.            Menjebak kita dengan pemikiran yang ditinjaukan seseorang


Sumber: